Senin, 25 September 2017

Hujan Pertama di Bulan September

Aku melihatmu, cintaku. Di bawah hujan pertama pada bulan September. Kamu membawa sebuah payung berwarna hitam dengan sebuah ransel di punggung. Secarik kertas engkau bawa dengan tangan kirimu, serta ada origami kecil yang kamu genggam. Kamu membuang origami itu di genangan air yang dekat denganmu. Beserta secarik kertas yang kau lipat dan masuk ke dalamnya

Aku berlari menerobos hujan pertama di bulan September. Hanya ingin mengambil origami biru cantik milikmu. Berharga bagiku semua yang ada pada dirimu, termasuk origami ini. Aku buka perlahan secarik kertas yang telah lusuh dengan hujan. Dan aku menangis tak terlihat tertutup hujan.

"Kamu
cintaku
tertutup awan kelabu
menjauh meninggalkan pilu
Walau ada gadis beribu
Termasuk yang memungut origami biru
Aku tetap inginkan kamu."

Ah, aku bodoh.

#NaungResah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar